Luncurkan Mata Kuliah Kependudukan, BKKBN Jawa Timur pilih Prodi BKI sebagai Kampus Percontohan
- Diposting Oleh Admin Web Prodi BKPI
- Kamis, 23 Mei 2019
- Dilihat 76 Kali
Maimun, Badan Kepedudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provensi Jawa Timur memastikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (Prodi BKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan sebagai mitra dan kampus percontohan dalam penyelenggaraan mata kuliah Pembangunan Keluarga dan Kependudukan yang di-launching minggu 17/10/2017.
Dalam peluncurannya, acara yang diharapkan menjadi bibit suburnya minat dan kesadaran mahasiswa sebagai generasi intelek masyarakat akan pentingnya pembangunan keluarga dan kependudukan di Madura ini dikemas dalam bentuk seminar yang dihadiri oleh semua perwakilan perguruan tinggi dan birokrasi di Pamekasan.
Acara seminar ini berlangsung di gedung serba guna Kabupaten Pamekasan yang diresmikan langsung oleh kepala BKKBN Jawa Timur, bapak H. Yenrizal Makmur, SP. MM. bersama pimpinan STAIN Pamekasan disaksikan oleh para dosen, pejabat Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pamekasan dan ratusan mahasiswa peserta seminar.
Dalam sambutannya kepala BKKBN Jatim menyampaikan bahwa matakuliah ini merupakan instrumen penting dalam upaya membangun kerukunan rumah tangga dan masyarakat dalam menciptakan kehidupan bersama yang harmonis. Ia menambahkan bahwa program studi BKPI STAIN Pamekasan sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri Islam di Madura adalah tempat yang tepat untuk menjadi pelopor mata kuliah ini hingga nanti bisa diikuti oleh perguruan tinggi lainnya di Madura.
Selaras dengan ini, bapak Dr. H. Mohammad Hasan, M.Ag., wakil ketua 3 STAIN Pamekasan mengamini bahwa matakuliah ini merupakan terobosan dan langkah kreatif prodi BKPI dalam meramu dan memasukkan materi kependudukan ini dalam kurikulum kampus, “apa yang dilakukan bapak Muhammad Jamaluddin selaku ketua prodi BKPI perlu diapresiasi karena selalu penetratif dan kreatif, bahkan seringkali kerjasama yang dibangunnya melebihi ekspektasi kami”, tandasnya. Ia menambahkan bahwa kerjasama-kerjasama yang dibangun prodi BKPI memang merupakan basic need mahasiswa dan perguruan tinggi sekaligus, bahkan perguruan tinggi sangat terbantu dengan kerjasama yang dilakukannya, “mungkin memang wajar ya, karena dipimpin oleh sosok yang masih sangat muda, cerdas dan cekatan lagi, makanya prodi ini gerakannya luar biasa, kelasnya sudah sekelas ketua STAIN”, tambahnya, diikuti gemuruh dan tepuk tangan peserta seminar yang hadir pada acara itu.
Menanggapi pujian ini kaprodi yang juga kerap diundang masyarakat untuk dakwah ini menyatakan bahwa ia hanya melakukan hal sederhana yang bisa ia lakukan untuk pengembangan prodi pada khususnya serta mahasiswa dan kampus pada umumnya, “saya hanya melakukan yang bisa saya jangkau untuk kemajuan kampus tercinta”, katanya merendah.
Dalam kesempatan yang sama, kepala BKKBN Jatim menyerahkan modul, buku dan perangkat pembelajaran lainnya yang berkaitan dengan matakuliah pembangunan keluarga dan kependudukan ini guna mensupport kebutuhan mahasiswa dan dosen dalam proses pembelajarannya. Perangkat pembelajaran ini menurut bapak Maimun, dosen yang diberi amanah mengampu materi ini pertama kali, sangat mutlak membantu dalam proses belajar mengajar karena sulitnya akses untuk mendapatkan materi yang sama dengan silabus yang ada. Peresmian ini diakhiri dengan penabuhan gong yang menandai bahwa materi pembangunan keluarga dan kependudukan resmi sebagai salah satu matakuliah tambahan prodi BKPI STAIN Pamekasan.