IAIN MADURA sudah menjalin hubungan dengan BKKBN
- Diposting Oleh Admin Web Prodi BKPI
- Senin, 3 Desember 2018
- Dilihat 57 Kali
Pamekasan, 28 Nopember 2018, Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BK-PI) IAIN MADURA mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama 15 perguruan tinggi se-Madura dengan tema “PENGEMBANGAN SILABUS DAN RPS MATA KULIAH PEMBANGUNAN KELUARGA DAN KEPENDUDUKAN BERBASIS KKNI”. FGD tersebut merupakan hasil kerja sama antara IAIN Madura dengan BKKBN Jawa Timur. Selain itu, pada FGD kali ini bertujuan untuk mengembangkan Pembangunan Keluarga dan Kependudukan menjadi bahan ajar di tingkat perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi di Madura. Oleh karena itu, perlu pembahasan secara bersama mengenai pengembangan bahan ajar tersebut, berikut dengan silabus dan RPS mata kuliahnya.
Forum ini resmi dibuka oleh Rektor IAIN MADURA. Pada kesempatan yang sama, turut mengundang Kepala Jurusan Tarbiyah, Kepala Prodi BK-PI IAIN Madura, serta dua pemateri, yaitu Ibu Fonny Indri Hartanti, M.Psi. (Kasubbid Kerjasama Pendidikan Kependudukan, BKKBN Jawa Timur) dan Bpk Dr. Siswanto M.Pd.I. (Ketua Program Magister PAI Pascasarjana IAIN Madura), yang dipandu oleh Ibu Sri Rizqi Wahyuningrum, M.Si. Materi implementasi program pendidikan kependudukan jalur formal melalui perguruan tunggi disampaikan oleh Ibu Fonny. Sedangkan Bpk Dr. Siswanto, M.Pd.I. menyampaikan tentang pengembangan silabus, RPS, Capaian Pembelajaran dari mata kuliah pembangunan keluarga dan kependudukan berbasis KKNI.
“Pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang harus diprioritaskan dalam perencanaan pembangunan”, ujar Ibu Fonny. Timbulnya masalah kependudukan yaitu rendahnya kualitas penduduk menjadi kali pertama Indeks Pembangunan Manusia menembus angka 70 sejak 2010. Oleh karena itu, kebijakan dan strategi pendidikan kependudukan perlu diaplikasikan di dunia pendidikan, terutama di perguruan tinggi. Hal ini yang menjadi sasarannya adalah mahasiswa sebagai generasi muda penerus dengan peranannya sebagai Agent of Change dan Social Control.
IAIN MADURA sudah menjalin hubungan dengan BKKBN. Kerjasama tersebut diantaranya menjadikan mata kuliah Pembangunan Keluarga dan Kependudukan sejak 3 tahun yang lalu pada Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam. Selain itu, sosialisasi Prodi BK-PI bersama BKKBN juga pernah dilakukan dengan tujuan adanya PKM Tematik pada mahasiswa semester 7 Prodi BK-PI dengan dilaksanakannya KPM yang disebar pada 7 desa di Kabupaten Pamekasan. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi mahasiswa, institusi tentunya bagi masyarakat. Pemaparan dan diskusi dua arahpun dilakukan mengenai capaian pembelajaran, silabus, RPS, serta mengenai mata kuliah Pembangunan Keluarga dan Kependudukan yang telah dilaksanakan di Prodi BK-PI IAIN Madura dengan perguruan tinggi lainnya. Beliau memaparkan secara rinci mengenai silabus dan lainnya kepada para peserta yang tidak lain adalah delegasi dari 15 perguruan tinggi yang ada di Madura.
Harapan dari FGD ini adalah BKKBN bisa menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di Madura seperti halnya yang sudah dilakukan dengan IAIN Madura, STAI Miftahul Ulum dan lainnya. Karena pada kenyataannya pada bidang ini dari banyaknya perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang ada di Madura, masih sedikit yang mengaplikasikan pada mata kuliah di kampusnya. Semakin modern dan canggihnya teknologi, diharapkan sumber daya manusia juga dapat menyaingi hal tersebut, khususnya dikembangkan pada mahsiswa-mahasiswa. Selain itu, masih belum ada Unit Kegiatan Mahasiswa dari perguruan tinggi di Madura yang bergerak di bidang Kependudukan bekerjasama dengan BKKBN Jawa Timur. Oleh karena itu, hal tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi, khususnya cara pengaplikasiannya terhadap masyarakat yang ada di Madura. Di samping itu, IAIN Madura juga berharap dengan adanya diskusi ini dapat membantu perguruan tinggi lainnya untuk lebih berinovasi dan berdaya saing dari segi pembangunan kependudukan yang lebih baik.